A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: dt

Filename: models/model_main.php

Line Number: 58

Juru Parkir Nakal Ditangkapi - KALTENG POS RADIO FM 101 MHZ.
8 November 2013 - 13:36:20 WIB | Dilihat 2232 kali0 komentar

Juru Parkir Nakal Ditangkapi

Minta Tarif Lebihi Ketentuan Perda

Gambar Juru Parkir Nakal Ditangkapi
FOTO: FUD/RADAR BANJARMASIN
BANJARMASIN – Parkir-parkir liar dan bermasalah menjadi sasaran razia petugas gabungan Satpol PP, Dishubkominfo, dan Polresta Banjarmasin, Selasa (29/10).
Tak hanya sepeda motor yang diangkut petugas, juru parkirnya juga sekalian ditangkap.  Sasaran petugas adalah sepeda motor yang parkir sembarangan, termasuk juru parkir nakal yang membuat area parkir liar alias tidak mengantongi izin.
 
Total ada tiga sepeda motor yang diangkut petugas ke Balai Kota. Plus enam juru parkir yang selanjutnya diserahkan pada pengadilan.  Mereka dijerat Perda nomor 19 tahun 2010 tentang Izin Pengelolaan Parkir dan Perda nomor 8 tahun 2011 tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum.
Razia gabungan tersebut menyisir area-area parkir yang terkenal bermasalah. Dari Jalan Pangeran Samudera, Hasanuddin HM, Pasar Baru, Ujung Murung, dan Pasar Sudimampir Raya.
 
“Syok juga, ternyata parkir liar itu banyak. Ada di Malabar, Ujung Murung, dan Jalan Samudera. Enam juru parkir ini kedapatan sedang mengelola parkir-parkir liar tersebut,” kata Kabid Tibum Satpol PP Kota Banjarmasin, Apiluddin Noor.
 
Sebenarnya jumlah juru parkir yang tertangkap bisa lebih banyak. Tapi saat didatangi petugas sebagian sudah melarikan diri. Modal mereka murah-meriah, cukup memakai rompi bertuliskan juru parkir.
 
Selain menertibkan parkir liar, petugas juga mendatangi dan menegur para pengelola dan juru parkir yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat lantaran suka menarik uang parkir lebih dari tarif yang ditentukan perda.
 
“Kalau retribusi sudah menetapkan seribu rupiah tapi malah minta dua ribu, itu namanya pemerasan. Warga jangan diam, laporkan pada petugas. Sebut saja di mana titik-titik parkirnya,” tegas Apiluddin.
 
Tentu saja para juru parkir liar ini selalu berdalih. “Saya tidak pernah minta dua ribu. Mereka sendiri kok yang memberi uang dua ribu. Pas mau dikasih uang kembalian katanya tidak usah. Masak rejeki ditolak,” ujar salah seorang juru parkir di Pasar Baru.
 
Mengenai nasib ketiga sepeda motor yang digotong petugas, pemiliknya diminta mengambil sendiri ke Balai Kota untuk pendataan. Ketiga sepeda motor itu milik karyawan toko di Pasar Cempaka. Agar gratis dan mudah dikeluarkan, mereka terbiasa memarkir di badan jalan depan tokonya. (fud/hit/jpnn)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Juru Parkir Nakal Ditangkapi"

(harus diisi)