27 September 2017 - 00:47:49 WIB | Dilihat 102 kali0 komentar

Irigasi Desa Teluk Tidak Berfungsi "Dikepung Sawit".

Gambar Irigasi Desa Teluk Tidak Berfungsi
H Jubair Arifin
PALANGKA RAYA - Pembangunan sembilan irigasi yang berada di Desa Teluk Pulai Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalteng dinilai mubazir dan tidak sesuai dengan fungsi awalnya. Sebab saat ini, irigasi tersebut sudah tidak lagi berfungsi dan bahkan disekitarnya telah ditanami sawit oleh pihak perusahaan.
 
Hal ini lah yang disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD Kalteng kepada KPFM, H Jubair Arifin kepada sejumlah awak media, Senin (25/9) pagi.Lebih lanjut, Legislator DPRD Kalteng Dapil III yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Lamandau ini menyampaikan, hal ini dia temukan pada saat melakukan reses perorangan ke dapilnya. 
 
"Kesembilan irigasi tersebut dibangun pada tahun 2013, dengan dana yang tidak sedikit, yaitu mencapai milyaran rupiah dan ditujukan untuk program pertanian berkelanjutan," ucap Jubair di ruang kerjanya yang berada di gedung komisi DPRD Kalteng.
 
Tidak berfungsinya sembilan irigasi sesuai peruntukannya ini, pada tahun 2014 sebenarnya telah dia sampaikan  kepada Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalteng. Namun tidak ditanggapi oleh dinas yang menangani akan hal itu.
 
"Pada saat reses ke dapil saya, kembali lagi saya berkunjung ke lokasi tersebut dan melihat bahwa disekitar daerah itu telah ditanami pohon sawit oleh perusahaan yang merupakan anak perusahaan BGA," ungkap dia.
 
Dirinya juga menegaskan, melalui hal tersebut, maka kedepan diharapkan agar dilakukan pencatatan aset milik pemerintah kabupaten kota dan provinsi. 
 
"Pemerintah kabupaten dan provinsi  hendaknya tidak hanya melakukan pembangunan, namun harus melakukan pencatatan terhadap semua aset yang telah dibangun, mengingat pembangunan tersebut juga menggunakan uang rakyat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan uang rakyat," jelasnya.
 
Tambah dia, kedepannya agar kesembilan irigasi tersebut dapat  dikembalikan sesuai fungsi awalnya, yaitu untuk digunakan sebagai irigasi pertanian berkelanjutan. (dhy/rul/KPFM) 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Irigasi Desa Teluk Tidak Berfungsi "Dikepung Sawit"."

(harus diisi)