24 Oktober 2017 - 13:51:47 WIB | Dilihat 358 kali0 komentar

Ngeri, Inilah Hasil Otopsi Dwi Anggraini.

PALANGKA RAYA - Pelajar Dwi Anggraini tidak dapat dipungkiri lagi, jelas lantaran penganiayaan. Dari bukti visum dengan ditemukannya luka lebam di kaki dan tangan.
 
Diperkuat juga dengan hasil otopsi yang dilakukan tim forensik yang di ketuai dr Ricka Brillianty, SpKF pada RSUD Doris Sylvanus Kota Palangka Raya pada Senin (23/10) malam hari.

Dari hasil otopsi bahwa badan Dwi jelas menerima kekerasan fisik yang cukup untuk menyebabkan kematian. Seperti pergeseran tulang leher, terdapat bendungan pembulu darah, pendarahan di usus dan lidah yang tergigit.

"Hasil otopsi bahwa korban mengalami kekerasan fisik," ucap dr Ricka,Selasa (24/10).
 
Lanjutnya, kuat dugaan bahwa korban seperti tercekek. Ini terlihat dari adanya bendungan pembuluh darah. Parahnya tulang leher yang bergeser posisi.
 
"Setelah kita lakukan otopsi jelas bahwa korban mendapatkan cekekan sehingga korban tidak bisa bernapas dan juga korban mendapatkan seperti pukulan dibelakang korban,"jelas dr Ricka Brillianty.

Sementara itu KPFM mencoba untuk berkomunikasi dengan sang ibu kini diamankan di mapolres Palangka Raya. Namun untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan, untuk saat ini sang ibu yang diduga melakukan penganiayaan, tidak bisa di jumpai. (TimKPFM)
 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Ngeri, Inilah Hasil Otopsi Dwi Anggraini."

(harus diisi)