1 November 2017 - 17:51:37 WIB | Dilihat 49 kali0 komentar

Warga Kalteng Dihimbau Waspada Investasikan Saham.

OJK bersama BEI Berikan Edukasi Kepada Warga Kalteng

Gambar Warga Kalteng Dihimbau Waspada Investasikan Saham.
Foto - Perwakilan OJK (Batik motif berwarna Ungu) Bersama Kepala BEI (Kemeja merah jambu) berfoto Bersama Penyiar KPFM usai talkshow belum lama ini.
 
 
PALANGKA RAYA - Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, melaksanakan dialog interaktif (Talkshow,red) di Kalteng Pos Radio (KPFM). Adapun topik dialog kali ini, berkaitan dengan Indonesia Investment Festival 2017.
 
Pada talkshow tersebut, sebagai narasumber yang hadir, adalah Cahyanto Kristiadi selaku perwakilan dari BEI pusat, Ricky Chandra selaku humas dari OJK Kalteng, dan Faisal Ahmad dari Equity Sales RGB Sekuritas Palangka Raya dari BEI. Talkshow yang dipandu oleh penyiar KPFM, Nani berjalan cukup seru, pasalnya masih banyak masyarakat Kalteng yang belum begitu paham bagaimana melakukan investasi yang benar dan aman, dimana salah satunya adalah investasi melalui jual beli saham.
 
Perwakilan BEI Pusat, Cahyanto Kristiadi. Ia menjelaskan, bahwa saham itu adalah lembar kertas berharga, berupa dokumen salah satu wujud dari investasi yang melibatkan pihak pemilik modal (investor,red) dengan pemilik perusahaan yang terikat kepada sebuah perjanjian kepemilikan permodalan dan aset dari sebuah perusahaan.
 
"Saham dari sebuah perusahaan, dapat diperjualbelikan sesuai dengan kondisi perusahaan, rate harga berlaku, serta perkembangan fluktuasi harga pasar. Jual beli dan transaksi saham, dulu hanya bisa dilakukan di gedung BEI di Jakarta, namun karena adanya perkembangan teknologi digital, maka sekarang proses transaksi jual beli saham sudah bisa dilakukan melalui aplikasi handphone berbasis android," ujar Cahyanto, Jumat (27/10) malam kemarin.
 
Sambung Cahyanto, melalui jual beli saham, maka pihak investor pemegang saham secara tidak langsung juga memiliki aset permodalan dari sebuah perusahaan, termasuk pula kepada laba keuntungan dari hasil produksi sebuah perusahaan.
 
Kemudian, Humas OJK Kalteng, Ricky Chandra. Ia mengatakan, bahwa masyarakat memang sepatutnya harus memiliki sikap mawas diri dan senantiasa waspada terhadap berbagai tawaran berinvestasi.
 
"Karena, saat ini telah banyak sekali praktik-praktik penawaran investasi bodong yang tidak terjamin keamanannya, oleh karena itu, kami mengingatkan agar masyarakat, dapat senantiasa waspada dan selalu mengkroscek keberadaan tawaran investasi, ke kantor OJK Kalteng yang ada di Jalan G Obos Induk Kota Palangka Raya, apakah penyedia layanan investasi itu aman apa tidak" katanya.
 
Lanjut Ricky, masyarakat diminta untuk selalu waspada dalam menginvestasikan dananya, jangan sampai terbujuk oleh penawaran investasi-investasi bodong. Bagi masyarakat Kalteng yang ingin mengetahui lebih jelas layanan investasi yang aman, di OJK Kalteng telah terdapat berbagai layanan informasi penyedia jasa keuangan yang aman.
 
Sementara itu, Equity Sales RGB Sekuritas Palangka Raya dari BEI, Faisal Ahmad. Ia mengemukakan, bahwa saat ini untuk bertransaksi jual beli saham, tidak lagi hanya di lakukan di gedung BEI di Jakarta, namun bisa juga melalui aplikasi android.
 
"Tidak hanya itu, saya pastikan untuk tingkat keamanan berinvestasi saham menggunakan aplikasi android, para investor yang berasal dari masyarakat yang memiliki modal kecil pun juga bisa ikut berinvestasi saham," tutur Faisal pada talkshow KPFM.
 
Tambahnya, masyarakat Kalteng dimanapun berada, asalkan diwilayahnya terdapat jaringan, maka bisa mendownload aplikasi tersebut dan mendaftarkan akunnya atau username dan mengikuti petunjuk yang ada, maka masyarakat umum bisa langsung berinvestasi.
 
"Untuk keamanan dalam bertransaksi saham menggunakan aplikasi, saya yakinkan bahwa sistem keamanannya sangat tinggi, karena telah didukung oleh sistem keamanan yang tinggi," pungkasnya. 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Warga Kalteng Dihimbau Waspada Investasikan Saham."

(harus diisi)