6 November 2017 - 14:06:14 WIB | Dilihat 94 kali0 komentar

Polda Sinergis Pengawasan dan Pencegahan Dana Desa

Gambar Polda Sinergis Pengawasan dan Pencegahan Dana Desa
PALANGKA RAYA - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan pembekalan kepada Kasat Binmas, Bhabinkamtibmas dan Kasiwas Polres jajaran Polda Kalteng. Adapun tujuan pembekalan ini adalah, lebih kepada pelibatan dan peningkatan pengawasan dan pencegahan dana desa se Kalteng.
 
Keterlibatan kepolisian dalam penyaluran dana desa memiliki peranan penting, mengingat dana desa yang disalurkan melalui kepala desa dan perangkatnya nilainya tidak sedikit. Maka diperlukan sebuah sinergitas bersama yang melibatkan multi pihak, termasuk dari jajaran Polda Kalteng yang tersebar di 14 kabupaten kota melalui Binmas, Bhabinkamtibmas Polres se KaltengKalteng.
 
Pada kegiatan yang terpusat di halaman dan loby Mapolda Kalteng ini dihadiri oleh Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs Anang Revandoko, DirBinmas Polda Kalteng Kombes Pol Wandy Rustiawan, Inspektur Provinsi Kalteng Saydina Ali, Perwakilan dari Kementrian Desa Republik Indonesia (Kemendes RI) dan BKKP Kalteng.
 
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs Anang Revandoko. Ia mengatakan, kepolisian mendukung pembangunan desa melalui pendanaan yang bersumber dari dana desa. Namun, perlu diingat, karena dana yang disalurkan cukup besar, maka perlu adanya sebuah pengawasan yang melibatkan semua pihak, termasuk pula melibatkan jajaran kepolisian.
"Kepolisian melalui jajaran Polda Kalteng, akan selalu mendukung pembangunan desa dengan menggunakan dana desa di Kalteng. Penggunaan dana desa,  hendaknya dapat digunakan, semata-mata untuk kepentingan pembangunan desa di Kalteng," ujar Perwira tinggi berpangkat bintang satu dipundaknya ini, Senin (6/11) pagi.
 
Sementara itu, Kepala Inspektorat Provinsi Kalteng, H Saydina Ali. Ia menuturkan, bahwa dalam perencanaan dan pembangunan desa, hendaknya dilakukan dengan cara transparan dan melibatkan komponen perangkat desa. "Dana desa yang digelontorkan, hendaknya dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan desa. Jadi, jangan sampai ada oknum dan perangkat desa menyalahgunakan dana desa ini untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya," kata Saydina.
 
Sambungnya, Ia menambahkan, penyaluran dana desa akan selalu mendapat pengawasan dari multi pihak dan multi stakeholder untuk mencegah adanya kebocoran penggunaan dana desa. "Laporan atas penggunaan dana desa hendaknya dapat dilakukan secara terbuka dan transparan. Jadi, jangan coba coba untuk menyalahgunakan wewenang dan mengambil keuntungan dari penyaluran dana desa, karena pihak kami bekerjasama dengan pihak kepolisian, secara aktif melakukan pengawasan terhadap penyaluran dana desa," pungkasnya. (dhy/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Polda Sinergis Pengawasan dan Pencegahan Dana Desa"

(harus diisi)