6 November 2017 - 13:49:52 WIB | Dilihat 194 kali0 komentar

Ditemukan 400 Pelanggaran Per Hari

Gambar Ditemukan 400 Pelanggaran Per Hari
PALANGKA RAYA - Pelaksanaan operasi zebra telabang tahun 2017, sudah memasuki hari keempat. Fakta mencengangkan, hingga memasuki hari keempat, pelaksanaan operasi zebra telabang 2017, rata-rata pelanggaran yang terjadi setiap harinya jika dibandingkan tahun 2016, tingkat pelanggaran ditahun 2017 mengalami peningkatan.
 
Saat dibincangi reporter Kalteng Pos Radio (KPFM), Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Eko Waluyo melalui Kabagopsnal Ditlantas Polda Kalteng, AKBP Heri K. Ia menuturkan, bahwa kegiatan operasi zebra telabang 2017 ini, merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang hari raya natal 2017 dan tahun baru 2018. Kegiatan yang dilaksanakan serentak di Indonesia.
 
"Operasi zebra telabang 2017 ini sejalan dengan program pemerintah pusat, yaitu tahun keselamatan untuk kemanusiaan. Program operasi zebra telabang 2017 itu sendiri, senada dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan dalam berlalu lintas berikut fatalitas korban yang ditimbulkan," ujar perwira menengah berpangkat melati dua di pundaknya, Sabtu (4/11) siang.
 
Lanjut pria berkacamata ini, jajaran Ditlantas Polda Kalteng telah menerima laporan, dari tanggal 1 November 2017 hingga 4 November 2017, angka pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor, perharinya mencapai 400 pelanggaran, angka yang cukup tinggi. 
 
"Laporan itu berasal dari 14 Polres yang tersebar di kabupaten kota se Kalteng. Jadi, tingginya angka pelanggaran itu, menggambarkan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi hukum dan aturan berlalu lintas, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat pengguna kendaraan, terutama sepeda motor, terhadap arti keselamatan pada saat berkendaraan," ucap AKBP Heri.
 
Adapun berdasarkan laporan harian (laphar) yang bersumber dari 14 Polres yang tersebar di kabupaten kota se Kalteng, untuk jumlah tilang di tahun 2016 ada sebanyak 240 tilang, dan di tahun 2017 ada sebanyak 535 tilang, naik sebanyak 295 tilang (122%). Jumlah teguran ditahun 2016 ada sebanyak 76 teguran, di tahun 2017 ada sebanyak 69 teguran, turun 7 teguran (turun 9%). Jumlah kecelakaan lalu lintas ditahun 2016 ada 0 kejadian, dan ditahun 2017 ada 6 kejadian. 
 
Sementara itu, untuk kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia (md), di tahun 2016 ada 0 kejadian md, dan di tahun 2017 ada 3 kejadian md. Kemudian, untuk kerugian material (kermat) di tahun 2016 Rp. 0,- dan di tahun 2017 kermat mencapai Rp 13.300.000,-. Adanya peningkatan dari tahun 2016 ke tahun 2017, menunjukan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
 
Sambungnya, pendekatan dalam operasi zebra telabang 2017 ini, lebih kepada pendekatan penindakan bagi para pengendara kendaraan yang melanggar aturan berlalu lintas. "Kami juga sering melakukan edukasi kepada para pengguna kendaraan bermotor, agar dapat memperhatikan dan mempersiapkan segala sesuatunya, dalam berkendaraan," ujarnya.
 
Istilah yang sering dipergunakan adalah, Tri Siap, yaitu siap pengemudi, yang diwujudkan dalam kelengkapan administrasi kendaraan bermotor termasuk kompetensi mengemudi dalam bentuk surat ijin mengemudi (SIM), siap dalam kelengkapan dan kondisi kendaraan sepeda motor atau mobil, dan terakhir siap dalam mematuhi aturan dan standar minimum keselamatan berlalu lintas. Hal ini hendak agar dapat terus dilakukan dan diperhatikan oleh pengguna kendaraan bermotor sebelum melakukan perjalanan.
 
"Pesan kami, agar masyarakat pengguna kendaraan bermotor, jangan merasa ketakutan ketika ada gelar razia operasi zebra telabang 2017 dimanapun dilakukan, sebab hal itu semata-mata sebagai upaya untuk menciptakan tertib berlalu lintas, serta memberikan edukasi terhadap arti penting keselamatan dalam berkendaraan," pungkasnya.  (dhy/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Ditemukan 400 Pelanggaran Per Hari"

(harus diisi)