6 November 2017 - 20:47:13 WIB | Dilihat 403 kali0 komentar

26.809 Sertifikat Tanah, Siap Kembali Dibagikan Melalui Program PTSL.

Gambar  26.809 Sertifikat Tanah, Siap Kembali Dibagikan Melalui Program PTSL.
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Kalteng, Ida Anyati Saat Talkshow di KPFM101 Palangka Raya.
PALANGKA RAYA - Pelaksanaan program pembuatan sertifikat tanah secara gratis, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga saat ini masih bergulir. Untuk tahun 2017, Kalteng mendapat alokasi sebanyak 79.500 bidang tanah yang akan di sertifikat melalui program PTSL.
 
Saat dibincangi reporter KPFM, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalteng, Ida Anyati. Ia mengutarakan, bahwa program PTSL di Kalteng sudah berjalan sebagaimana mestinya. "Data yang dikantongi oleh Kanwil BPN, per tanggal 1 November 2017, jumlah sertifikat tanah yang telah dicetak dan siap dibagikan ada sebanyak 26.809 sertifikat bidang tanah atau sebesar 33,72% dari total alokasi PTSL di Kalteng, yang siap dibagikan kepada masyarakat," ujar Ida,  Jumat (3/11) siang kemarin.
 
Sambungnya, bahwa pihak kantor BPN yang tersebar di 14 kabupaten kota se Kalteng, terus bekerja untuk mengejar target alokasi yang menjadi target penyertifikatan tanah secara gratis melalui program PTSL tahun 2017 di Kalteng.
 
"Saat ini pihak kanwil BPN Kalteng, telah bekerja pagi siang malam untuk memenuhi target alokasi tersebut. Masyarakat diminta untuk proaktif, mendaftarkan dirinya untuk bisa mengikuti program tersebut. Persyaratan untuk mengikuti program tersebut, antara lain fotokopi KTP, fotokopi SKT dan fotokopi pajak atas tanah itu yang telah dibayarkan ke kantor pajak setempat," jelas Ida, saat dibincangi di ruang kerjanya.
Adapun pendistribusian alokasi program PTSL di Kalteng, yaitu 79.500 sertifikat bidang tanah gratis.
 
Dengan perincian, sebagai berikut, untuk Kota Palangka Raya ada sebanyak 14.500 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Katingan ada sebanyak 5.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Barito Timur ada sebanyak 4.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Barito Selatan ada sebanyak 1.500 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Kotawaringin Barat ada sebanyak 9.500 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Barito Utara ada sebanyak 3.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Murung Raya ada sebanyak 1.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Kapuas ada sebanyak 15.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Pulang Pisau ada sebanyak 4.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Gunung Mas ada sebanyak 4.000 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Kotawaringin Timur ada sebanyak 10.750 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Seruyan ada sebanyak 2.500 sertifikat bidang tanah, Kabupaten Lamandau ada sebanyak 3.000 sertifikat bidang tanah dan Kabupaten Sukamara ada sebanyak 2.500 sertifikat bidang tanah.
 
Ida menambahkan, bahwa pihaknya optimis akan menuntaskan target penyertifikatan tanah secara gratis, melalui program PTSL di Kalteng sebelum tahun 2017 berakhir. Kekurangan penyertifikatan tanah yang masih belum disertifikat, ada sebanyak 52.691 sertifikat bidang tanah. Target tersebut akan selesai di penghujung tahun 2017. 
 
"Masyarakat dapat menanyakan program tersebut ke pihak kelurahan dan kecamatan atau kantor BPN yang tersebar di 14 kabupaten kota se Kalteng. Semua program tersebut dilakukan secara gratis. Apabila masyarakat pada saat di lapangan dan melakukan proses pengurusan, jika menemukan oknum meminta imbalan, terlebih mematok biaya, dihimbau masyarakat dapat melaporkan nama dan instansinya ke aparat berwenang agar dapat segera ditindak lanjuti," katanya.
 
Tambahnya, pihak kantor BPN sudah melakukan sosialisasi hingga ke lapisan masyarakat Kalteng hingga ke RT, untuk menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan secara gratis dan tidak ada biaya sama sekali. "Masyarakat diminta aktif mendaftarkan tanahnya, dan dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini," tutup Ida Anyati. (dhy/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk " 26.809 Sertifikat Tanah, Siap Kembali Dibagikan Melalui Program PTSL."

(harus diisi)