8 November 2017 - 01:46:54 WIB | Dilihat 54 kali0 komentar

Kesadaran Taat Berlalu Lintas Masih Rendah.

Gambar Kesadaran Taat Berlalu Lintas Masih Rendah.
PALANGKA RAYA - Pelaksanaan operasi zebra telabang 2017 masih dilaksanakan secara berkesinambungan. Pada hari kelima, pelaksanaan operasi zebra telabang 2017, pada hari minggu 5 November 2017, telah ditemukan jumlah pelanggaran, sebanyak 364 sanksi tilang. Jumlah ini meningkat drastis bila di bandingkan pada pelaksanaan operasi zebra telabang tahun 2016 yang hanya 183 terkena sanksi tilang.
 
Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs Anang Revandoko melalui Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Eko Waluyo mengatakan  sanksi tilang mengalami peningkatan 98% antara data tahun 2016 dengan 2017.
 
Dijelaskannya bahwa pelanggaran dengan sanksi tilang tahun 2017 pada hari kelima yakni sepeda motor sebanyak 232 pelanggaran, mobil penumpang ada 71 pelanggaran, mobil barang ada 51 pelanggaran dan kendaraan khusus ada 10 pelanggaran.
 
“Artinya didominasi pelanggaran pengendara roda dua. Ini berdasarkan  laporan harian yang dari  Satlantas Polres yang tersebar di 14 kabupaten kota se Kalteng,” ucapnya saat konfirmasi melalui pesan singkat WA belum lama ini.
 
Sementara itu, jumlah teguran dalam operasi ini mengalami penurunan di tahun 2016 yakni 48 teguran, dan di tahun 2017 ada 39 teguran atau  mengalami penurunan 19%.
 
Kemudian, jumlah kecelakaan yang terjadi pada tahun 2016 sebanyak dua kasus sementara di tahun 2017 hanya satu kasus. Untuk kerugian material (keramat) yang ditimbulkan dari kecelakaan tahun 2016 sebesar Rp 700.000 dan di tahun 2017 sebesar Rp 500.000. Data perbandingan adalah hasil laporan pada hari kelima.
 
Eko juga menegaska gelar operasi zebra telabang  merupakan kegiatan penegakan hukum (gakkum) bagi pelanggar aturan berlalu lintas. Artinya bagi pelanggar tidak lagi di beri teguran,namun dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku.
 
Namun sebelumnya, Ditlantas Polda Kalteng telah berupaya melakukan berbagai hal sebelumnya, seperti pendidikan masyarakat (dikmas), melaksanakan kegiatan program nasional keselamatan berlalu lintas, seperti polisi anak (polsanak), cara aman ke sekolah, Polisi Keamanan Sekolah (PKS) dan prashabara.
 
Program nasional keselamatan lalu lintas, meliputi kegiatan Police goes to campus, safety riding, kampanye keselamatan, sekolah mengemudi, taman lalu lintas (lantas) dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Kalteng yang tersebar di kabupaten kota se Kalteng.
 
"Kegiatan yang dilaksanakan dalam operasi zebra telabang 2017 menerapkan dua pendekatan, yaitu pendekatan preventif dan preemtif. Karena titik berat dari pelaksanaan operasi zebra telabang 2017 ini lebih kepada bagaimana masyarakat Kalteng dapat memiliki kesadaran akan aturan berlalu lintas dan pentingnya arti keselamatan dalam berkendaraan," jelas Kombes Pol Eko Waluyo.
 
Tambahnya, kami berharap agar masyarakat Kalteng, sebagai pengguna kendaraan bermotor, dapat menyadari betapa pentingnya untuk mematuhi aturan berlalu lintas serta dapat menyadari pentingnya untuk tetap menjaga keselamatan pada saat berkendaraan. (ndy/rul/KPFM)
 
 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Kesadaran Taat Berlalu Lintas Masih Rendah."

(harus diisi)