8 November 2017 - 02:08:35 WIB | Dilihat 50 kali0 komentar

Lantaran Dekat Perusahaan Sawit, Penghubung Dua Desa Nyaris Putus

PALANGKA RAYA – Pembangunan infratruktur jalan dibeberapa kecamatan masih ada yang mengalami rusak parah, Pasalnya banyak jalan dibawah kewanangan Pemerintah Pusat, Provinsi hingga daerah ini, seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat juga di pergunakan pihak perusahaan. Lebih – lebih pengunaanya tidak sesuai ketentuan, misalnya menggunakan truck dengan muatan melebihi kapasitas.
 
Hal inilah yang yang kerap manjadi bahan kritikan Ketua komisi D DPRD Kalteng  yang membidangi masalah fisik dan prasaran, Artaban. Salah satu contoh yang terjadi di adalah  ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Tumbang Sangai Kecamatan Telaga Antang dengan Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kirim). Menurut pantauannya dan juga kunjunganya di lokasi tesebut beberapa waktu lalu, bahwa ruas jalan tersebut rusak parah. Menjadi kekecewaannya, rusak jalan itu bukan karena dominasi penggunaan masyarakat sekitar namun oleh kendaraan-kendaraan perusahaan sawit beroperasi di kedua desa tersebut.
 
"Sebenarnya, bukan hanya jalan penghubung kedua desa tersebut yang perlu diperhatikan dan ditangani segera, namun masih banyak lagi jalan yang perlu diperbaiki. Karena, lokasi tersebut sangat ironis keberadaannya, sebab berdekatan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit,” jelasnya.
 
Artaban juga mengaku miris dengan kondisi itu lantaran tidak ada penanganan sama sekali, baik dari pemprov, khususnya perusahaan yang juga menggunakan jalan yang rusak tersebut.
 
"Kondisi jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut terbilang rusak parah dan belum mendapat penanganan dari pemda maupun pemprov, mengingat ruas jalan itu merupakan tanggung jawab pemprov," tuturnya.
 
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) II Kalteng, meliputi Kabupaten Kotim dan Seruyan. Ia mengharapkan, agar jalan penghubung kedua desa tersebut dapat diprioritaskan dan dapat ditangani pada anggaran tahun 2018 mendatang.
 
Selain itu,  Artaban berharap kedepannya ruas-ruas jalan yang menghubungkan daerah pelosok Kalteng dapat menjadi prioritas dari pemda dan pemprov Kalteng. Hal itu semata-mata untuk peningkatan pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat, serta mempermudah pendistribusian kebutuhan pokok bagi masyarakat Kalteng yang berada di wilayah pelosok. (dhy/rul/KPFM)
 
Baca Juga :
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Lantaran Dekat Perusahaan Sawit, Penghubung Dua Desa Nyaris Putus"

(harus diisi)