25 November 2017 - 13:31:57 WIB | Dilihat 107 kali0 komentar

300 Hektar Menuju Padi Organik Kalteng

Gambar 300 Hektar Menuju Padi Organik Kalteng
Legislator DPRD Kalteng, Noor F Kamayanti
PALANGKA RAYA - Pemerintah pusat mencanangkan bahwa Kalimantan sebagai pusat padi organik. Dari 700 ribu hektar yang tersebar di Provinsi Kalsel, Kalbar, Kaltim, Kalteng dan Kaltara. Khususnya di Kalteng, ada 300 ribu hektar lahan yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program padi organik. Dalam program tersebut, hendaknya masyarakat juga dilibatkan.
 
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), melalui Kementerian Pertanian (Mentan), telah mencanangkan akan membuka lahan pertanian di 3 kabupaten di Kalteng. Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan Kota Palangka Raya. Lokasinya eks proyek lahan gambut (eks PLG) di Kalteng.
 
Legislator DPRD Kalteng, Noor F Kamayanti menyambut rencana menjadikan Kalteng  sebagai pusat padi organic harus melibatkan masyarakat. Pertimbangannya atas agar masyarakat merasakan manfaatnya juga.
 
"Keterlibatan masyarakat setempat, sangat penting. Dinas terkait juga harus memperhatikan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat," ujar Noor F Kamayanti.  Kamis (23/11) pagi.
 
Wanita dari dapil V yang meliputi Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, bila nantinya masyarakat turut dilibatkan, maka perlu diberikan pembekalan dan pergantian modal untuk mengelola lahan mereka.
 
Komoditi tanaman organik, yang akan ditanam pada 300 ribu hektar di Kalteng, komoditas padi organik, jagung dan bantuan bibit sapi.
 
"Program ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, dapat meningkat dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat semakin bervariasi," tutupnya. (tim/KPFM)
 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "300 Hektar Menuju Padi Organik Kalteng"

(harus diisi)