4 Desember 2017 - 13:49:17 WIB | Dilihat 84 kali0 komentar

Yuliustry "Satpam yang Siap Memimpin"

Bermodal Tekat dan Keyakinan yang Kuat, Apakah Bisa Menjadi Pemimpin ?

Gambar Yuliustry
Yuliustry Tampak Antusias Menceritakan Suksesnya Kepada KPFM 101 Palangka Raya di Ruang Kerjanya di BPK Kalteng.
Siapapun bisa menjadi pemimpin. Asalkan memiliki prinsip yang kuat, beriman, disiplin, ulet dan bekerja keras. Itulah keyakinan pria ini, Yuliustry. Pria yang mengawali karirnya sebagai satpam di Bank Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng), bertekat maju dalam perhelatan pemilihan walikota Palangka Raya.
 
KPFM101, Palangka Raya -  Meniti karier menjadi petugas satuan pengamanan (satpam,red) di tahun 1983, tidaklah mudah dijalani. Diusia masih kepala dua, Yuliustry telah mengemban tugas dengan baik. Dengan memegang teguh prinsipnya yakni jujur, royal, kerja keras dan bertakwa, saat ini, pria  berkacamata tersebut menduduki posisi kepala devisi kepatuhan di BPD Kalteng.
 
"Sedikitnya 33 tahun perjalanan karir saya dari satpam hingga menduduki kepala devisi kepatuhan. kunci suksesnya jujur, kerja keras, bertakwa dan royal," ceritanya kepada KPFM101, Selasa (28/11) siang.
 
Rambutnya saat itu tidaklah nyaris botak seperti saat ini. Yuliustry di 33 tahun silam memiliki semangat berkobar. Walau hanya satpam saat itu, tetapi selalu optimis kelak dirinya akan menjadi pemimpin dan berguna bagi masyarakat banyak.
 
"Keinginan besar untuk berbuat lebih banyak. Atas dasar kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat. Itu Impian terbesar saya dari dahulu," ungkap pria yang saat itu menggunakan kemeja putih celana kain hitam panjang. Duduk di meja ruang kantornya, pria ini dikenal penuh dedikasi.
 
Yang menarik dari perbincangan saat itu, Yuliustry mengatakan ingin membawa perubahan di Kota Palangka Raya. "Itulah sebabnya saya mencalonkan diri dalam pemilihan walikota tahun 2018 mendatang," katanya.
 
Yuliustry, anak pertama kelahiran 27 Juli 1963 di  Tumbang Lahang, Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah, juga menceritakan tentang orang tuanya. Yakni Bedri Theopilus dan Elisa Mide yang telah membesarkan serta mendidiknya sehingga menjadi pribadi yang saat ini.  Rasa terima kasih dan hormat terus terucap saat menceritakan sosok orang tua tersebut. Sebelum memutuskan untuk mencalon, Yuliustry juga memohon restu mereka.
 
Yuliustry memiliki 5 orang saudara kandung, yakni Listri Hepy, Transisi (alm), Rutsi Susi, Cristinus Benny dan Triledi Yani. Selain itu kesuksesannya di dukung keluarga kecilnya. Sang istei Yesniati dan tiga orang anak, yakni Carolinawaty, Yusiady dan Lucinda Natalie.
 
Dukungan keluarga kecilnya, Yuliustry pun bertekat mewujudkannya Palangka Raya bersih, seahtera, aman dan taat hukum dengan mancalonkan diri menjadi bakal calon walikota melalui jalur perseorangan. Semoga saja keinginannya tersebut (tim KPFM)                                                       
 
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Yuliustry "Satpam yang Siap Memimpin""

(harus diisi)