27 Desember 2017 - 13:56:05 WIB | Dilihat 50 kali0 komentar

Tambang Pasir Harus Kantongi Ijin Resmi.

 
PALANGKA RAYA - Setiap pelaku usaha tambang pasir (galian c, red), harus patuh terhadap regulasi yang mengatur masalah pertambangan mineral dan batu bara (minerba). Pengelola tambang galian c wajib mengantongi ijin resmi yang telah lolos uji kelayakan yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng.
 
Hal ini telah diatur dalam UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, serta Peraturan Pemerintah (PP) No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Yang mewajibkan para pengelola tambang galian c harus memiliki ijin yang telah lolos uji kelayakan.
 
Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan mengatakan setiap pelaku usaha tambang galian c wajib mematuhi aturan yang berlaku dengan mengurus Ijin Usaha Pertambangan (IUP) atau Ijin Pertambangan Rakyat (IPR). Saat ini perijinan tambang galian c secara administrasi didaftarkan melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kalteng.
 
"Dinas ESDM Kalteng hanya memberikan pertimbangan teknis (pertek, red) terhadap lokasi tambang galian c. Adapun pertek tersebut meliputi uji daya tahan lokasi tambang, serta ketersediaan lokasi cadangan tambang galian c tersebut," jelas Ermal saat dibincangi reporter Kalteng Pos Radio (101KPFM), Jumat (22/12) pukul 16.30 Wib.
 
Ermal juga menuturkan bahwa pihak pemohon selaku pengelola usaha tambang, sebelumnya mengajukan permohonan IUP, IPR, CV maupun PT ke Dinas PTSP Kalteng. Kemudian dari Dinas PTSP, selanjutnya menyampaikan permohonan tersebut ke Dinas ESDM Kalteng, guna ditelisik secara mendalam, apakah lokasi yang diajukan pemohon layak untuk ditambang atau tidak.
 
"Kami hanya menelisik dan menguji kelayakan tempat yang diajukan oleh pemohon, sebagai calon lokasi tambang. Pertimbangan yang kami berikan, berdasarkan hasil penelitian oleh tim dari Dinas ESDM Kalteng, terkait kondisi lingkungan sekitar, serta daya dukung lokasi tambang tersebut," katanya, saat berada di ruang kerjanya yang berada di Kantor Dinas ESDM Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 4 Kota Palangka Raya.
 
Sambungnya setelah dilakukan peninjauan dan pengujian. Hasilnya berupa rekomendasi, jika tempat tersebut layak ditambang maka Ijin Operasional Penambangan (IOP), bisa diterbitkan.  Namun apabila tempat tesebut tidak lolos uji kelayakan maka dipastikan ijin tidak akan diterbitkan.
 
"Harapan kami agar para pengelola tambang galian c dapat patuh terhadap aturan. Jika tidak maka kegiatan penambangan tersebut dikatakan ilegal dan pihak Kepolisian berhak menindak para pelaku usaha tambang galian c itu, dengan menutup kawasan tambang tersebut," pungkasnya. (dhy/rul/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Tambang Pasir Harus Kantongi Ijin Resmi."

(harus diisi)