16 Januari 2018 - 11:03:56 WIB | Dilihat 101 kali0 komentar

Dosen UPR Tewas DIsengat Listrik

Dosen TI UPR Tewas DIsengat Listrik
 
PALANGKA RAYA – Marhayu diduga Dosen Universitas Palangka Raya (UPR) Fakultas Teknik Informatika (TI), tewas setelah tersengat listrik bertegangan tinggi pada Senin (15/1) siang. Pria yang awalnya hendak menyetrum ikan di kolam belakang rumahnya jalan Simpei Karuhei.
 
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh sang istri, Nawun (31) yang melihat tubuh suaminya tertelentang tak bergerak sekitar lima meter dari belakang rumah. Dengan kondisi menggenaskan, tubuh sang suami melepuh. Nawun langsung meminta tolong warga sekitar dan petugas kepolisian.
 
Dari lokasi, petugas menemukan kabel warna putih dan pipa kecil panjang berujung besi. Korban dinyatakan tewas tersetrum. Tidak ada unsur pidana dan kini sudah ditangani petugas Polres Palangka Raya. Diduga korban berniat menyetrum ikan tetapi langsung menggunakan aliran listrik dari rumah, hingga peristiwa naas terjadi.
 
Joni, kerabat korban saat dibincangi mengatakan almarhum memang dikenal pekerja keras. KOrban juga dikenal suka mencari pengalaman baru, salah satunya menyetrum ikan, baru pertama kali dilakukannya.
 
”Benar almarhum adalah dosen UPR jurusan Teknik Sipil dan meninggal karena kesetrum arus listrik di belakang rumah,” tuturnya saat berada di ruang jenazah.
 
Joni menceritakan berdasarkan pengakuan istri almarhum, diketahui korban menggunakan kabel sepanjang lima meter untuk menyetrum ikan dan langsung dialirkan ke kabel induk rumah. Pada saat itu, entah bagaimana lengan korban tersentuh aliran listrik hingga akhirnya kesetrum dan meninggal di lokasi kejadian.
 
Berdasarkan cerita Istri korban, kejadian itu dilihatnya secara langsung. Dia berusaha menyematkan dengan  mencabut di stop kontak. Setelah itu langsung menelpon kerabat dan membawa almarhum ke rumah sakit.
 
“Beberapa saat usai kesetrum itu, almarhum sempat kejang kejang dan suhu tubuhnya hangat. Pertama kali istrinya yang liat dan katanya kena lengan kanan,” pungkas Joni, yang juga salah seorang dosen informatika.
 
Sementara itu, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Raien Krisman Siregar menerangkan bahwa almarhum meninggal dunia karena kesetrum arus listrik bertegangan tinggi. Aliran listrik dari alat setrum yang dibuat oleh korban sendiri.
 
”Iya ini murni meninggal karena kesetrum listrik, maka itu kita amankan kabel dan pipa panjang berisi besi jadi barbuk,” ujarnya.
 
Walau demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, tetapi memastikan tidak ada unsur pidana dalam kejadian itu, sebab kala kejadian almarhum sendiri yang menggunakan alat itu dan menyambungkan kabel ke stop kontak rumah.
 
“Kita tetap periksa dan jenazahnya juga sudah diperiksa luarnya terdapat luka dilengan, tubuh dan kaki mungkin karena kesetrum dengan arus listrik bertegangan tinggi,” tutur Timbul. (TimKPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Dosen UPR Tewas DIsengat Listrik"

(harus diisi)