14 Maret 2018 - 13:31:12 WIB | Dilihat 122 kali0 komentar

Warga Flamboyan Minta Pembangunan Jalan

Gambar Warga Flamboyan Minta Pembangunan Jalan
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Aries M Narang dan Habib H Said Fawzi Zain Bachsin kerap kompak dalam menggunakan baju putih setiap mengikuti kegiatan.
 

PALANGKA RAYA-Warga flamboyan bawah meminta kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Aries M Narang dan Habib H Said Fawzi Bachsin untuk memerhatikan jalan di tempat tinggal mereka. Hal tersebut diungkapkan oleh sekelompok warga saat kunjungan ke permukiman masyarakat yang berada di Flamboyan Bawah, pada Senin (12/3) lalu. Saat tatap muka itu berlangsung, warga terlihat tak sungkan untuk menyampaikan aspirasi kepada pasangan yang dikenal dengan jargon salam jempol tersebut.

“Kami hanya meminta apa bila keduanya (Aries M Narang dan Habib H Said Fawzi Bachsin) memimpin Kota Palangka Raya, bisa merencanakan alokasi dana untuk membangun jalan beton. Dengan demikian kami tidak merasa bising terlebih pada malam hari,” kata salah satu warga saat tatap muka di flamboyan bawah.

Bukan hanya itu saja. Harapan masyarakat kepada pasangan tersebut juga masih banyak. Masyarakat saat itu juga meminta agar pasangan beda generasi tersebut, bisa memberikan bantuan rumah subsidi, untuk dapat meringankan beban masyarakat.

Menanggapi hal tersebut Aries M Narang, pihaknya akan berupaya agar semuanya bisa terwujud. Pasangan yang diusung oleh PDIP tersebut, tak akan kenal lelah untuk memerhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi masyarakat yang mereka dengar saat kampanye, akan diperjuangkan nantinya.

“Kami akan perjuangkan aspirasi mereka demi terwujudnya Kota Palangka Raya yang lebih maju dan jaya. Termasuk pembangunan jalan beton dan perumahan subsidi. Semua sesuai dengan harapan warga,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kalteng tersebut. (nue/aza/KPG/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Warga Flamboyan Minta Pembangunan Jalan"

(harus diisi)