22 Maret 2018 - 11:56:10 WIB | Dilihat 87 kali0 komentar

Hari Jadi Disambut Perang Laluhan

Gambar Hari Jadi Disambut Perang Laluhan
SIAPKAN: Pjs Bupati Kapuas, Ermal Subhan dan Wagub Kalteng, Habib Said Ismail bersiap melempar tombak suli ke perahu yang melintas di Pelabuhan Danau Mare.
KUALA KAPUAS-Suasana begitu riuh di tepian Dermaga Danau Mare. Tombak suli terlempar ke udara dari sebuah perahu. Masyarakat bukannya kabur, tapi asyik menonton. Rupanya hal itu bukan kejadian perang sesungguhnya, hanya perang Laluhan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-212 Kuala Kapuas dan HUT ke-67 Pemkab Kapuas, Rabu (21/3).
 
Perahu yang menjadi asal tombak suli itu melayang berisikan penari-pendari adat dan beberapa pejabat. Upacara pengiriman laluhan itu sendiri menggunakan perahu dengan berbagai hiasan janur yang dibentuk sedemikian rupa, hingga terlihat begitu indah dan berisikan peralatan musik seperti gong, kenong dan gendang.
 
“Laluhan ini diperingati dalam rangka Hari Jadi Kota Kuala Kapuas, selain itu di dalamnya terdapat makna dari upacara laluhan itu juga sebagai cara menyambut tamu atau kepala daerah yang telah berhasil atau sukses. Yang mana perahu dibawa dari Pelabuhan Sei Pasah menuju Pelabuhan Danau Mare,” ungkap Anggota DAD Kapuas bidang Seni dan Budaya, Kristian Stevanus saat diwawancarai wartawan, kemarin.
 
Ketika perahu mendekati Pelabuhan Danau Mare menjadi momen yang ditunggu masyarakat. Pasalnya, perang yang terlihat tadi itu bermakna kisah dahulu ketika gigihnya warga Dayak dalam mempertahankan wilayahnya.
 
“Jadi melempar tombak itu atau disimbolkan dengan batang suli (tumbuhan air) terhadap para perahu, yang bermakna untuk menghilangkan sial atau mara bahaya. Dengan kata lain upacara laluhan ini juga menyimbolkan betapa gigihnya warga Kuala Kapuas untuk memerangi kemiskinan dan keterbelakangan . Nantinya menjadi sebuah masyarakat yang maju dan sejahtera,” bebernya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, Tatang Lesmana menyebutkan bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati hari jadi Kapuas.
 
“Kami mengharapkan dengan telah terlaksananya kegiatan ini dapat mengingatkan kita semua bagaimana kekayaan adat istiadat yang ada di Kabupaten Kapuas ini, sehingga haruslah terus dilestarikan,” singkat Tatang. (*kia/ila/KPG/KPFM)
Beri komentar
0 KOMENTAR.

Komentar untuk "Hari Jadi Disambut Perang Laluhan"

(harus diisi)